Senin, 20 Oktober 2014

Blue moon

Malam dengan memudarnya cahaya bulan..
Apakah suata kebohongan?
Setiap kali melihatnya..
Itu membuatku ingin menangis saja..

Kemarin aku bisa menjadi semacam gadis yang baik..
Walau kadang hidup serasa terbalik..
Tapi..
Bulan yg biru, jangan bawa ia pergi..
Aku cinta dia meskipun benci dia..

Cintaku begitu membingungkan..
Tolong jangan tinggalkan aku sendiri.. 
memandang sutra langit malam yg menjengkelkan..
Dan cinta yg membingungkan ini..

Aku ingin bertemu denganmu..
Hanya berpegangan pada begitu banyak cinta..
Aku tidak bisa tidur sepanjang malam..
Membuatku seperti mabuk dlm temaram..

Kamu adalah satu untuk ku...
Aku harus dengan mu..
Aku adalah satu untuk mu...
Kamu harus dengan ku...

Bulan bersinar seakan menyilaukan keegoisanku..
Atau bersinar menutupi kebingungkan hatiku..
Diam-diam melalui pohon-pohon ini..
Aku ingat hari-hari berbagi..
Walau hanya sesaat dan sekejap..

Bulan, jangan bersinar dalam hati yang membawaku entah kemana..
Semakin dekat aku, semakin sulit untuk melihat cinta..
Waktu itu aku bisa melihat sedikit kebahagiaan..
Apakah aku menjadi terlalu serakah dlm cinta yang membingungkan?

Jika bulan biru bersinar dalam warna pucat..
Yang terlihat hanyalah debu menari di langit..
Jika kelemahan, dalam ragu..
Membuat redup pandanganku, masihkah ku disini?

Bulan yg biru, pintaku jangan bawa dia pergi..
Karena..
Aku cinta dia dan benci dia..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar