Bunga sakura yang bergetar dan jatuh,
kenangan yang ingin dilupakan dan suara mu datang
kembali..
Sama seperti saat angin musim semi bertiup tanpa henti..
Waktu bajumu menari di angin dan aroma sekilas datang
kembali padaku..
Sama seperti waktu itu..
Mengingat bunga sakura yang jatuh membawa arti..
Aku mulai menyukai waktu yang tampaknya bersinar..
Aroma yang tidak berubah terbawa angin..
Satu-satunya perbedaan adalah kau tidak di sini..
Sedikit teringat kembali kenangan angin musim semi..
Tepat di bawah pohon sakura berbicara sepanjang malam
Kau bersinar terang, sekarang menjadi bukti kenangan
Pertemuan dan perpisahan ketika bunga sakura jatuh
Meski begitu, tempat ini tetap sama, tidak berubah..
Menggapai bunga yang jatuh dan seperti berkata..
Suatu hari, akan berpisah bukan?
Kembali ke musim saat bunga sakura bergetar.
Waktu itu, kemudian memanggil ku untuk membangunkan mu..
Sebelum aku menyadarinya, musim itu datang kembali..
Mengundang kenangan singkat ku dengan mu..
Membuka pintu di hatiku..
Tapi kelopak menyelinap melalui tangan..
Memahami untuk pertama kalinya, sepertinya aku mengerti..
Aku tidak tahu sampai aku datang ke tempat ini..
Sampai aku datang ke sini, bahkan sekarang, ada aroma
musim semi..
dan ini takdir..
Jika aku menutup mata, bisa kembali ke hari itu..
Suatu saat, bayangan mu yang tidak hilang..
Selain hari itu, pemandangan pun tidak berubah..
Kelopak yang bergetar tidak mengatakan apa-apa..
Kita akan menghabiskan hari di bawah bunga sakura..
Segera, lalu menari di bahuku..
Kelopak yang jatuh ke telapak seseorang..
Memegangnya di tangan ku dan menutup mata ku dan kamu sisiku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar