Apakabar suara angin dipinggir pantai nampu?
Apakabar senja yg perlahan meninggalkan dermaga?
Desir yang selalu kuingat dalam gaduhnya hidupku..
Tak terbayang kau pun jg tenggelam dalam duka..
Jam 1 siang, entah itu diminggu pahing..
Ataukah malah jadi minggu kelabu??
Tak hanya meninggalkan suara yg selalu terngingang..
Tapi juga luka yang masih menganga dalam deru..
Halah! Mengaku sajalah kau..
Kita sama-sama dibutakan waktu..
Belum habis padahal umurku..
Atau bahkan kontrakmu dgn tuhanmu
Tapi rasanya aku yg lebih dahulu
Menebus sgala dosa..
Barulah kau dengan biduan mu
Menari dalam duka..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar